Oleh : Ken | 31-January-2012 | News

Cibinong (bgorOnline) - Warga korban Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) kembali berdemo. Kali ini ratusan warga di 10 Kecamatan, antara lain Citeureup, Cibinong, Babakan Madang, Gunung Putri, Ciseeng, Bojong Gede, Kemang dan Parung, melakukan aksi demo di Kelurahan Nanggewer Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin 30/01.
Koordinator Aksi Dadang menjelaskan, dalam aksi ini pihaknya melakukan pengusiran petugas PLN yang sedang berada di sekitar lokasi. "Warga tidak terima kehadiran petugas PLN, sehingga kita usir untuk menunjukan penolakan ini," katanya.
Selain itu, untuk mencegah datangnya petugas PLN, maka seluruh areal Sutet diberi pagar bambu, dan diberi papan pengumuman dilarang masuk. Menurut Dadang, selama ini warga korban SUTET sudah lama menanggung derita akibat keberadaan tower itu. Tidak sedikit warga yang sakit, karena radiasi aliran listrik, terlebih tanah di sekitar tower tidak laku dijual, sehingga tidak ada nilai ekonomis. Lebih lanjut dia mengatakan, bila ada perusakan pagar bambu, maka warga akan melakukan memotong menara itu.
"Kalau petugas PLN berani masuk, dan merusak pagar ini, maka kita akan gergaji tower Sutet," ancamnya. Aksi itu berakhir setelah warga melakukan orasi di Jalan Raya Jakarta Bogor, dengan penjagaan ketat, puluhan polisi. (Dwi)
Tags : Nothing...