bogorOnline

bogorOnline

Oleh : | 19-January-2012 | News

Bojonggede (bogorOnline) - Menyusul keluhan masyarakat Kecamatan Bojonggede terkait tidak adanya Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan mereka, Bupati Bogor Rachmat Yasin memastikan bahwa di tahun yang akan datang, Pemkab Bogor akan membangun SMA Negeri di Kecamatan yang dipimpin oleh Sujana ini. “Saya memastikan, tahun depan pembangunan SMAN 1 Bojonggede akan dimulai. Saya minta dalam waktu dekat Dinas Pendidikan (Disdik) dapat mencari lahannya terlebih dahulu, sehingga awal tahun depan pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” katanya disela-sela acara Rabu Keliling (Boling) di Kecamatan Bojonggede, Rabu (18/1). Guna mempersingkat waktu pencarian, politisi PPP ini juga menghimbau seluruh Kepala Desa di Kecamatan Bojonggede untuk memberikan referensi lahan kepada Dinas Pendidikan. “Saya minta kepada seluruh kepala Desa untuk segera melaporkan kepada Dinas Pendidikan apabila di wilayahnya ada tanah Negara yang bisa dipergunakan untuk membangun SMA tersebut. Kalau memang tidak ada tanah Negara, fasos dan fasum juga bisa kita pergunakan. Tolong Dinas Tata Kota dan Pemukiman juga menginventarisir fasos dan fasum di kawasan Bojonggede yang memungkinkan untuk dibangun SMA Negeri,” paparnya. Pria yang akrab disapa RY ini juga menyatakan keprihatinannya, karena melihat anak-anak Bojonggede yang memasuki usia sekolah menengah atas menempuh jarak yang sangat jauh saat mereka hendak menuntut ilmu, karena harus menyeberang ke Depok atau Kecamatan lainnya. “Jika Bojonggede memiliki SMA sendiri, maka biaya transportasi yang cukup besar bisa ditekan, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah tinggal mereka,” tandasnya. Selain mengeluhkan tidak adanya SMA di Kecamatan mereka, warga juga mengeluhkan belum adanya fasilitas listrik di desa mereka. Mereka adalah 85 Kepala Keluarga (KK) di Desa Rawa Panjang. Menanggapi hal tersebut RY pun memerintahkan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor untuk segera menginventarisir ke-85 KK tersebut, guna pemasangan aliran listrik melalui program listrik desa (lisdes). Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kabupaten Bogor Koesparmanto mengatakan, untuk tahun 2012 ini bumi tegar beriman tidak kebagian program lisdes, sehingga baru bisa dilaksanakan di tahun 2013 yang akan datang. “Saat ini silahkan warga mengajukan permohonan pemasangan aliran listrik ke Bupati Bogor cq Dinas ESDM, setelah itu kami akan langsung terjun ke lapangan. Jika memang sudah ada jaringannya, maka bisa langsung disambungkan, jika tidak harus ada perencanaan terlebih dulu,” tutupnya. (Wulan)

Tags : Nothing...

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline