Oleh : Aldy | 20-February-2012 | News
Cileungsi (bogor Online) - Program Nongol Babat (Nobat) yang digalakan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, nampaknya cuma isapan jempol belaka. Buktinya sampai saat ini, Cafe mesum dan warung remang - remang masih marak. Gemerlap tempat maksiat tersebut makin menonjol di waktu malam, terutama di wilayah Desa Limus Nunggal, dan kawasan Kirab Remaja, Desa Cileungsi Kidul, Kec Cileungsi.
Salah seorang PSK yang berhasil dimintai keterangannya oleh bogorOnline.com, sebut saja, Rina, mengaku tidak gratis mangkal di tempat itu. "Setiap mangkal, saya dikutip Rp. 5000, belum termasuk setoran bayar kamar," ujar wanita yang biasa mangkal di Gang Pule, Cileungsi itu.
Dia mengaku tidak pernah merasa takut jika sedang melayani lelaki hidung belang, karena menurutnya oknum yang mengutip uang itu bertanggung jawab koordinasi kepada oknum petugas. (Devanan S)
Tags : cileungsi