bogorOnline

tess


bogorOnline

Oleh : Ken | 02-January-2013 | Headline

Caringin (Bogor Online) - Masa kampanye Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat (Jabar), masih terhitung sangat jauh, namun gambar pasangan calon beserta nomor urut yang berisi ajakan, sudah banyak terpampang di jalan utama, bahkan hingga ke pelosok desa. Bertolak dari hal itu, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Caringin, Ja'far Wahdi menuturkan, hal itu bukan kewenangan pihaknya, melainkan otoritas Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah Kecamatan (Pemcam) serta Pemerintah Desa (Pemdes). "Ya itu bukan kewenangan kami (PPK), melainkan kewenangan pemda, pemcam dan pemdes. Yang menjadi persoalan, terganggu tidak dengan maraknya gambar pasangan calon, dan pemasangan gambar itu ada ijinya tidak," katanya. Kata dia, karena pemasangan gambar sudah dilakukan sebelum masa kampanye, akhirnya banyak menuai pertanyaan masyarakat. "Masa kampanye Pilgub dan Cawagub mulai dari 7 hingga 20 Februari. Jadi belum masuk kampanye, dan itu bukan urusan KPU, PPK atau PPS," jelasnya. Dirinya mengaku pesimis, tingkat partisipatif pemilih terhadap Pilgub dan Cawagub 24 Pebruari mendatang akan tinggi. Alasanya, kata dia, karena KPU minim sosialisasi terhadap masyarakat. Terlebih menurut dia, sosialisasi lebih didominasi oleh pasangan calon. "Ini akibat dari KPU Provinsi yang tidak melakukan sosialisasi, akibatnya jadi seperti ini. Ketika calon yang bersosialisasi, sudah pasti tidak obyektif. Dan hasilnya sudah pasti pula tidak akan seperti yang dilakukan penyelenggara (KPU)," paparnya. Ia mengatakan, dari hasil pantauan pihaknya, banner bergambar berikut nomor urut pasangan calon sudah tersebar dihampir semua wilayah desa. Menurut dia, pemasangan gambar tidak menjadi persoalan, selama dipasang di area kantor tim sukses atau kantor partai pengusung. Diakuinya, meski bukan otoritas pihaknya, namun PPK Caringin telah melakukan sosialisasi ke tingkat desa bersamaan dengan sosialisasi pemutakhiran data pemilih beberapa waktu lalu. Namun demikian, sosialisasi akan jauh lebih efektif jika dilakukan oleh KPU. "Karena itu merupakan leading sector KPU," tambahnya. Terkait hal itu, ketika dikonfirmasi PPK Caringin, pihak KPU Provinsi Jabar berkilah, maraknya pemasangan gambar beserta nomor urut lantaran telah terjadi memorandum of understanding (MoU) antara pasangan calon dengan KPU provinsi. "Para calon diperbolehkan memasang alat peraga kampanye hanya sebatas sosialisasi. Dan dalam MoU itu terdapat 14 unsur kampanye berisi ajakan, visi misi dan unsur lainnya, yang tidak boleh dilakukan pasangan calon, sebelum masa kampanye tiba," tandas Ja'Far. Namun fakta di lapangan, hampir semua gambar pasangan calon beserta nomor urut berisi seruan atau ajakan, marak terpampang disejumlah titik di jalur utama hingga pelosok desa. (ASEP)

Tags : Nothing...

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline