Oleh : Ken | 10-February-2012 | Headline
Cibinong (bogorOnline) – Menyusul panasnya udara di gedung tegar beriman akibat AC yang tidak berfungsi, pada acara Apel Akbar dalam peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI Ke-66 tingkat Kabupaten Bogor di Gedung Tegar Beriman, Komplek Pemkab Bogor, Kamis (9/2), Bupati Bogor Rachmat Yasin menegur keras Bagian Umum dan Kadiskominfo. “Kenapa ruangan ini panas sekali, padahal gedung ini baru selesai direhab. Ruangan ini dibuat bagus agar menjadi kebanggaan warga Kabupaten Bogor. Tapi belum ada apa-apa, AC nya sudah tidak berfungsi,” katanya. Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun dirinya hadir dalam kapasitas sebagai undangan, namun bukan berarti acara peringatan HPN dan HUT PWI tersebut tidak penting baginya. “Ini acara bupati, bukan hanya acara PWI saja, jadi jangan main-main,” tegasnya. Menurutnya, pers merupakan mitra, yang profesional untuk membangun pemerintah daerah, yang akuntable dan transparan. Untuk itu Pemkab sangat mendukung adanya sertifikasi wartawan, agar bisa meningkatkan kualitas jurnalist. “Harus ada evaluasi, baik keberadaan wartawan, dan produk yang dihasilkan, serta perlakuan antara narasumber dengan Journalist. Agar tercipta hubungan yang harmonis, Pemkab Bogor tidak alergi terhadap kritik pers, karena itu dibutuhkan untuk pembangunan. Namun harus ada kejelasan dalam berita, seperti tetap mengedepankan cover both side, atau klarifikasi karena itu penting keberimbangan berita, sesuai kode etik jurnalistik,” tandasnya. Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Danang Donoroso mengatakan, HPN merupakan momentum peneguhan pers sebagai pilar ke 4 demokrasi, sehingga kedepanya pers harus berjuang untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Namun dalam perjalanan selama Pers kerap menemui permasalahan, seiring kebebasan pers, sehingga PWI akan mengadakan uji kopetensi kewartawanaan. "PWI selalu berusaha meningkatkan kemampuan kopetensi wartawan, salah satunya dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi, untuk menyetarakan pendidikan wartawan menjadi S1" ungkapnya. (wulan)
Tags : Nothing...