Oleh : Aldy | 19-February-2012 | Headline

Ciampea (bogor Online) Jembatan bambu di Kampung Pabuaran Kaum RT 19 RW 02, Desa Cibanteng, Kec. Ciampea, Kab Bogor, Runtuh. Akibat musibah yang terjadi pukul 10.00 Wib, Minggu, (19/2/2012) itu, tercatat delapan orang korban terbawa arus sungai belum di temukan.
Delapan korban tersebut bernama, EKA, Rafi, Ajay, Jahra, Umamah maesaroh,Tia dan Dini. Saksi mata Aziz menjelaskan saat kejadian sedikitnya 12 orang akan menyebrang jembatan kayu, seusai mengikuti maulid di IPB, ketika itu memang debit air sungai sedang naik karena daerah sekitar diguyur hujan.
Kemudian terdengar suara meminta tolong dari arah jembatan, sehingga dirinya berusaha menyelamatkan penyebrang yang sudah berada di tengah jembatan. Namun tiba - tiba saja, jembatan kayu itu langsung putus, karena diduga tidak kuat menahan beban, ditambah lagi, tergerus air yang membesar.
"Jembatan kayu Desa Cibanteng, Putus, saat dilewati, lebih dari 12 orang, sehingga menyebabkan delapan orang terbawa hanyut Sungai Cihideung." Ungkapnya.
Melihat kejadian itu, Azis langsung meminta bantuan warga lainnya. Tetapi ternyata hanya bisa menyelamatkan sekitar 4 orang saja.
Sementara itu Kabid Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD, Makmur menjelaskan hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan. " Pencarian korban masih dilakukan dengan menyisir sungai menggunakan perahu Karet." Jelasnya.
Dari 8 korban hanyut, satu diantaranya sudah ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia. Atas nama Umamah, warga RT 01/03 Desa Cibanteng, Ciampea. Hingga saat ini jenasah korban masih dilakukan otopsi di RSUD Leuwiliang. (Dwi)
Tags : jembatan cihideung ambruk