bogorOnline

bogorOnline

Oleh : Ken | 08-February-2012 | News

BOGOR KOTA (bogorOnline) – Rencana Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor untuk membuka jalur baru bus Trans Pakuan melalui jalur tengah kota yakni Terminal Bubulak melintasi Jl. Ir Juanda hingga Cidangiang Baranangsiang, Kota Bogor membuat sopir angkutan umum berang.

Para sopir ini meminta pihak Pemkot Bogor tidak terburu-buru mengoperasikan bus Trans Pakuan melalui jalur tengah. Sebelum mengajak musyawarah untuk mencari jalan keluar yang tepat bersama pihak-pihak terkait.

Mereka juga khawatir jika trans pakuan langsung beroperasi tanpa ada musyawarah lebih dulu akan mengundang reaksi dari para pengemudi angkot. Karena selain mengganggu kelangsungan nasib angkutan, kehadiran bus Trans Pakuan di jalur tengah akan memperparah kondisi kemacetan arus lalu lintas di pusat kota Bogor.

Herman (35), pengemudi angkot 02 dengan tegas menolak rencana pengoperasian bus Trans Pakuan melalui jalur tengah. Sebab, jika itu terealisasi yang menjadi korban adalah para pengemudi angkot yang selama ini melayani penumpang melalui pusat Kota Bogor.

”Sekarang saja kami harus banting tulang untuk menutupi setoran dan kebutuhan hidup. Angkot yang melintasi pusat kota sudah cukup banyak, masa iya harus ditambah lagi dengan bus Trans Pakuan,’’ katanya, Selasa (7/2).

Senada dengan Herman, Dadang salah serang supir angkot 03 juga mengeluhkan jumlah angkot yang sekarang jumlahnya cukup banyak, sementara jumlah penumpang cenderung menurun, karena masyarakat lebih senang mengendarai sepeda motor yang dianggap lebih ptraktis dan ekonomis.

‘’Penumpang angkot saat ini jumlahnya turun drastis karena banyak yang memilih mengendarai motor, masa iya kami harus bersaing dengan trans pakuan lagi,’’ ujarnya. (Wulan)

Tags : Nothing...

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline