bogorOnline

bogorOnline

Oleh : Administrator | 08-January-2012 | Tokoh

Babakan Madang (Bogor Online) Kondisi Organisasi Kepemudaan (OKP) saat ini sangat berbeda dengan masa orde baru. Di era itu pemerintah mendukung sepenuhnya segala kegiatan kepemudaan sekaligus support anggaran yang boleh dibilang tidak sedikit. Tetapi sekarang ini tidak ada lagi anggaran yang signifikan dari pemerintah untuk kegiatan kepemudaan, oleh karena itu setiap OKP dituntut untuk bisa mendanai kegiatannya sendiri.

“Pemimpin OKP harus mampu menjalankan roda organisasi, otomatis harus bisa menangkap peluang dan menggali potensi anggota organisasi agar bisa mengumpulkan dana untuk kegiatan,”  Ujar Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Pusat, Iedfil Jaya Anwar, kepada Bogor Online.

Iedfil menambahkan, konsep kemandirian tersebut ada baiknya juga, dengan demikian para pemuda dituntut harus memiliki keterampilan dan bekerja keras. Dengan memiliki bekal keterampilan tersebut, bukan hanya organisasi yang dapat berjalan, tetapi ketika terjun di tengah masyarakat keberadaan mereka dapat diperhitungkan.

“Meskipun tekat bulat sudah ada di hati para kader PPM untu bisa eksis dengan pola kemandirian, tetapi masih diperlukan bapak angkat, atau donatur yang memiliki kepedulian terhadap peembangunan generasi muda, minimal menyiapkan fasilitas pelatihan, ujar Iedfil.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, diapun selalu melakukan pendekatan kepada para pengusaha,  maupun pejabat public yang punya keepedulian terhadap kepemudaan, dan mau membantu membina dengan menyediakan fasilitas, “Mimpi di siang bolong namanya, kalau tanpa pasilitas yang cukup kita bentuk pemuda yang tangguh, dan cendikia,” pungkasnya. (Yudi C Prawira)

Tags : iedfil jaya anwar

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline