Oleh : Ken | 26-January-2012 | News
Cibinong (bogorOnline) - Kembali berjangkitnya Flu Burung atau H5N1 di beberapa daerah membuat Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor mewaspadainya. Hal itu setelah adanya temuan kasus itu di Jakarta, bahkan menyebabkan seorang meninggal dunia.
Menyikapi kondisi itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor, Ramilah Nasution, menjelaskan sampai pertengahan Januari tahun ini belum ditemukan kasus flu burung di Kabupaten Bogor. Namun jika mengacu pada tahun lalu, yang ditemukan unggas yang positif terserang flu burung di Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong, maka pihaknya meminta masyarakat untuk lebih waspada. Terlebih dengan adanya kasus di Jakarta yang notabene dekat dengan Bogor, sehingga memungkinkan adanya perpindahan ternak dari satu daerah ke daerah lainnya.
Untuk langkah pencegahan, ujar Ramilah, pihaknya secara rutin melakukan vaksinasi secara berkala pada hewan di peternakan. Untuk tahun ini sudah dijadwalkan diselenggarakan pada bulan Maret mendatang. "Arus keluar masuk ternak terus kita pantau. Hal ini untuk mendeteksi ada tidaknya kasus flu burung. Sedangkan untuk pencegahan, vaksinasi akan dilakukan Maret nanti," ujarnya.
Lebih lanjut Ramilah Nasution mengatakan, cara mencegah kembali berjangkitnya flu burung dengan menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Diantaranya dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjauhkan aktivitas dari kandang unggas. Sebab, proses penyebaran penyakit itu berawal dari kotoran atau ingus unggas, seperti ayam, burung, serta bebek yang terjangkit virus H5N1. "Untuk menangkal penyebaran virus H5N1, masyarakat harus membiasakan pola hidup sehat," tandasnya. (dwi)
Tags : flu burung, unggas