bogorOnline

tess


bogorOnline

Oleh : | 01-July-2012 | News

Cigombong (bogor Online)-Para pengelola Madrasah Diniyah (MD) di wilayah selatan Kabupaten Bogor kembali mempertanyakan biaya operasional pendidikan (BOP) dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pendidikan.  Pasalnya, dana sebesar Rp 5 juta untuk setiap MD yang  seharusnya sudah diterima sejak tahun 2011 lalu, hingga kini tak kunjung cair. 

Ironisnya, Dinas  pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor yang ditunjuk Pemkab Bogor untuk mencairkan dana tersebut,  malah terkesan cuek bebek alias tak informatif seputar alokasi dana untuk fasilitas penunjang sekolah tersebut. “Kalau saja informasi dari Disdik  jelas, mungkin kami tak akan bingung dan terus menunggu kabar. Tapi sampai sekarang, tak satupun kabar kami terima kapan BOP akan dicairkan, “ keluh Ustad Faridudin, Kepsek MD di wilayah Cigombong.

Faridudin mengaku, pihaknya bersama sejumlah kepsek MD di Cigombong kerap mempertanyakan kejelasan pencairan dana itu kepada ketua forum komunikasi diniyah takmiliyah (FDKT) Kecamatan Cigombong.   Namun lagi-lagi, ketua koordinator hanya memberikan jawaban serupa, yakni belum menerima kabar dari dinas terkait.

“Kabarnya masih simpang siur. Ada yang bilang akhir tahun cair, Mei lalu sudah bisa diterima dan kabar-kabar burung lainnya yang belum jelas.   Intinya, kami sangat memerlukan bantuan itu, untuk menunjang kebutuhan sarana sekolah. Apalagi selama ini kami (diniyah) terkesan di anaktirikan pemerintah,“ keluh guru lainnya.

Tak hanya di Cigombong, para kepsek di beberapa kecamatan lainnya diantaranya Cijeruk, Caringin serta Kecamatan Ciawi juga mengeluhkan hal serupa.   Namun sayangnya, meski sangat membutuhkan, mereka terkesan berhati-hati saat dikonfirmasi tentang dana tersebut. Alasannya, mereka takut, jika terlalu mempersoalkan dan banyak mempertanyakan pencairan BOP, dampaknya bukan mempercepat, malah sebaliknya menghambat pencairan.

Sebelumnya, Zaenudin, Ketua FDKT Kecamatan Caringin mengatakan, karena keterlambatan alokasi anggaran tersebut, pihaknya kerap didesak pihak sekolah. Dijelaskannya, di Kecamatan Caringin terdapat 49 madrasah yang belum menerima BOP.  Pihaknya berharap, dinas terkait lebih informatif kepada lembaga-lembaga yang menaungi keberadaan diniyah.  

“Meski anggarannya tak seberapa besar, namun tetap saja sangat dibutuhkan.  Karena itu, kami ingin informasi yang jelas dari dinas terkait, “ tandasnya. (ASEP)

Tags : disdik kab bogor

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline