Oleh : Ken | 25-January-2012 | News
Cibinong (bogorOnline) – Para pedagang Pasar Cibinong mengaku resah. Pasalnya mereka dipaksa untuk mengisi dan menandatangani formulir tanda mereka tidak keberatan, kalau pasar Cibinong akan dibongkar dan direnovasi oleh pengembang. “Kami dipaksa untuk mengisi formulir sebagai tanda persetujuan tidak keberatan, bahwa pasar ini akan dibongkar dan direnovasi. Kalau kami tidak mau menandatanganinya, kami diancam oleh pengembang yang pada saat itu dikawal oleh petugas pasar,” tutur, Indra dan Rusdi, perwakilan para pedagang pada saat mengadukan nasibnya di DPRD Kabupaten Bogor, Selasa (24/01/12).
Lebih jelas, Indra menerangkan, para petugas yang seharusnya menjaga keamanan pasar tersebut mengancam pedagang yang tidak mau mengisi formulir, tidak akan mendapatkan lagi kios yang akan dibangun nanti.
Mendengar pengaduan dari para pedagang pasar tersebut, anggota DPRD dari daerah pemilihan wilayah (dapil) satu, Edison Hutahean mengaku, sangat berang dan meminta PD Pasar Tohaga untuk bertanggung jawab atas kejadian yang membuat resah para pedagang tersebut. “Kalau pembangunan pasar itu gagasan PD Pasar Tohaga, harus ada pemberitahuan dengan mengumpulkan para pedagang pasar. Dan apabila ada oknum yang melakukan intimidasi dengan dalih pembangunan pasar, seharusnya PD Pasar Tohaga menindak oknumnya,” tegas Edison. (Aldi)
Tags : Nothing...