bogorOnline

bogorOnline

Oleh : Aldy | 20-February-2012 | Headline

Cibinong (bogor Online) Ketua DPRD Kabupaten Bogor Adjat Sudrajat, meminta Pemkab Bogor bertanggung jawab atas terjadinya tragedi ambruknya jembatan Cidua, Kampung, Pabuaran Kaum, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, yang mengakibatkan delapan orang hanyut dan satu orang ditemukan tewas.

"Tragedi jembatan ambruk di Ciampea, bukti ketidak tanggapan Pemda Kabupaten Bogor," Tegas Adjat, ditemui di gedung DPRD Kab Bogor, Senin (20/2/2012).

Ajat menambahkan, aparat setempat semestinya mengetahui kalau jembatan tersebut tidak layak untuk dipergunakan menyebrang dan segera melaporkan kepada Pemkab untuk segera diperbaiki atau dipasang larangan menggunakan jembatan itu.

Seperti diketahui jembatan itu ambruk diduga melebihi batas orang yang menyebrang, sebab saat kejadian jembatan sepanjang 4 meter, dan lebar 50 Cm dilewati lebih dari 15 orang, sehingga menyebabkan jembatan yang hanya terbuat dari kayu dan bambu serta terikat jerami itu patah, tidak kuat menahan beban.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bogor Khusnul Khotimah, juga menegaskan, Pemda Kabupaten Bogor, harus bertanggung jawab atas tragedi memilukan seperti itu, terlebih tidak ada laporan baik dari desa atau kecamatan tentang adanya kerusakan jembatan itu sampai menelan korban.

"Musibah ini terjadi disebabka aparat dibawah tidak tanggap, sebelumnya tidak ada laporan kerusakan jembatan yang banyak digunakan untuk aktifitas warga, setelah memakan korban jiwa baru ada tindakan," tegas politisi Partai Demokrat ini. (Dwi)

Tags : ciampea

Bookmark and Share


Berita Terkait
Komentar (0)
Tidak ada komentar...
Tambah Komentar
Nama *required
Email *required (not published)
Website *optional
Komentar

Allowed Tags : <a href=" ">,<b>,<i>,<em>,<strong>

bogorOnline
bogorOnline